Dosen STT Sampaikan Materi Bahaya Hoax dan Pornografi Pada Siswa SMK

Berita 25 Maret 2018 Taslim 8



STT Ibnu Sina – Massifnya penyebaran informasi bohong (Hoax) dan pornografi di dunia serba digital seperti saat ini disikapi para dosen STT Ibnu Sina Batam. Dengan rasa memiliki tanggung jawab untuk membentengi anak muda, mereka mensosialisasikan dua hal tersebut kepada para siswa SMK Hang Tuah.

Para dosen yang terlibat adalah, Indah Kusuma Dewi,M.Kom, Afrina, M.Si, Novi Hendri Adi,M.Pd.T dan Atman Lucky Fernandes,M.Kom. Dalam kegiatan ini, sedikitnya 26 siswa diberi pemahaman bagaimana menyikapi informasi yang bertebaran di dunia maya.

“Kita harus melihat konteks berita termasuk sumbernya dari mana. Karena, informasi seperti sekarang sangat mudah didapat. Jangan mudah langsung percaya dan dengan gampang men share lagi berita tersebut,”ujar Indah, dalam pemaparannya yang berlangsung di Gedung D STT Ibnu Sina Batam, Sabtu (24/3/2018).

Sebagai pelajar, harus lebih berhati-hati. Jangan cepat percaya akan informasi. Langkah yang harus dilakukan cek dan kroscek kembali. Sebab, bahaya dari informasi bohong ini dapat memecah persatuan.

Sementara itu, Afrina dalam kesempatan itu menyampaiakan bahaya dari tontonan pornografi. Pornografi dapat menyebabkan kecanduan bagi mereka yang tidak dapat membentengi dirinya.

Bila hal itu terjadi, maka pelecehan seksual bisa saja timbul. Kata Afrina, dalam berselancar didunia maya hal-hal seperti ini harus dihindari.

“Pronografi ini dapat menyebabkan kecanduan. Jangan sampai kita terjebak didalamnya, karena sangat berbahaya,”ujarnya.

Kesempatan itu juga, para dosen memberikan materi bagaimana cara berinternet sehat didunia maya. Selain itu, mereka juga diberi pengetahuan tentang hardware dasar.

Abdul Rohmad Basar,M.Kom selaku Wakil Ketua III yang berkesempatan membuka acara tersebut meminta kepada seluruh siswa untuk serius mengikuti kegiatan tersebut. Ilmu yang diberikan sangat jarang didapatkan di sekolah.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian masyarakat dosen. Anak-anakku harus serius mengikutinya. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk kebaikan kita bersama,”ujar Rahmad.    

 




Top