HMTI Gelar Seminar Keamanan Berinternet

09 November 2016

Indra Gunawan,M.Kom saat memberikan materi

STT Ibnu Sina Batam – Informasi dalam dunia digital seperti era saat ini sangat mudah diakses bagi masyarakat. Ragam perangkat, mulai dari komputer jinjing, gadget dan lain sebagainya sangat mudah didapat.

Akses yang begitu mudah, bukan tidak tanpa resiko. Apalagi perangkat yang dibutuhkan dipastikan tersambung dengan jaringan internet. Perlu kewaspadaan, baik itu masalah data, cuitan di media sosial atau haters.

Melihat kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) menggelar seminar  Internet dan Digital Forensic dengan tema Build Up Your Security Network For You a Safety dengan pembicara dari Kemenkominfo, Puput Adisaputro,M.Kom., Polresta Barelang, Kamilion dan Deson STT Ibnu Sina Batam, Indra Gunawan, M.Kom.

Dalam sambutannya, Ketua STT Ibnu Sina Batam, Larisang MT., mengharapkan, kegiatan ini dapat memberikan pemahaman utuh bagaimana berprilaku dalam berselancar didunia maya.  Diakui, selain memiliki dampak yang begitu besar pengaruh internet juga berperan pada diri untuk berprilaku negatif.

“Ini harus diwaspadai. Kita harus mampu menjadi benteng, setidaknya dalam diri kita sendiri. Bila itu negatif, jangan diikuti,”ujar Larisang, pada acara tersebut, di Aula Yayasan Ibnu Sina Batam, Rabu  malam (9/11/2016).

Selain itu, prilaku dalam media sosial perlu juga menjadi perhatian. Jangan asal mengeluarkan  statmen tapi merugikan orang lain. Hal ini perlu diketahui agar tidak tersangkut permasalahan hukum.

Hal senada disampaikan Puput dan Kamilion. Katanya, saat ini orang dengan gampang sekali menyebarkan informasi meski hal itu belum tentu benar. Karena itu perlu dikroscek.

“Jangan sembarangan. Negara kita sudah mengatur bagaimana seharusnya menulis status di media sosial. Bisa jadi pencemaran nama baik,”katanya.

Sementara Indra dalam pemaparannya, lebih pada keamanana berinternet. Ia menyarankan kepada seluruh peserta untuk tetap berhati-hati dalam menginstal sebuah program.

“Kalau programnya sudah meminta alamat email kita apalagi passwordnya. Hati-hati, ini sudah gak benar,”katanya.

Bila kejadian, maka data yang ada bisa diserap oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan disalahgunakan.

Ia juga berkesempatan mendemonstrasikan bagaiama menghaker Wifi menggunakan nama samaran. Hal itu bisa saja terjadi bila keamanan jaringan yang ada ada pada pemilik tidak benar-benar baik.  

Diposkan Oleh : Taslimahudin

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya