Enam Poin Kerjasama STT Ibnu Sina dan Unrika

06 April 2017

Ketua STT Ibnu Sina Batam dan Dekan FT Unrika

STT Ibnu Sina - Dua institusi perguruan tinggi di Kepri, yakni Universitas Riau Kepulauan (Unrika) dan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Ibnu Sina menyepakati berbagai kegiatan bersama dengan memanfaatkan sumber daya yang trsrsedia diamasing-masing pihak.

Kerjasama dilakukan di ruang pertemuan Unrika, Rabu (5/4/2017) antara ketua STT Ibnu Sina Batam, Larisang,MT., dan Rektor Unrika, Prof.Dr. Nasrudin Harahap.  Kemudian sebagai tindak lanjut, juga dilakukan dengan Dekan Fakultas Teknik Unrika, Pamor Gunoto, S.T., M.T.

Selanjutnya ditataran prodi, antara Ketua Prodi Teknik Industri STT Ibnu Sina, Nanang Alamsyah,MT., dan Benedikta Anna Haulian Siboro, S.T., M.Sc., selaku Ketua Prodi Teknik Industri Unrika.

Dalam kesepakatan itu, didasari atas dasar semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, Negara dan agama berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dan didasari oleh keinginan bersama untuk saling menguntungkan dalam rangka pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalam lingkungan pendidikan, penelitian, pelatihan dan pengabdian kepada masyarakat kedua belah pihak, pengembangan profesi hingga workshop dan Pelatihan.

Didalamnyanya dikerucutkan menjadi enam bagian kerjasama yang dilaksanakan dalam bentuk:

1.    Melakukan kegiatan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat serta publikasi karya ilmiah bersama atas nama Prodi Teknik Industri Universitas Riau Kepulauan dan Prodi Teknik Industri STT Ibnu Sina Batam.

2.    Kegiatan berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat serta publikasi karya ilmiah yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

3.    Kegiatan pendidikan berupa penyediaan narasumber dari kedua pihak pada acara seminar, pelatihan atau workshop yang diadakan oleh Prodi Teknik Industri Universitas Riau Kepulauan atau Prodi Teknik Industri STT Ibnu Sina Batam.

4.    Kegiatan hibah penelitian dikti dengan skema kerja sama antar perguruan tinggi (PEKERTI).

5.    Kegiatan publikasi penelitian yang melibatkan mitra bestari dari kedua pihak pada jurnal masing-masing pihak.

6.    Kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan mutu serta mengembangkan potensi sumber daya manusia Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya serta sumber daya     manusia Prodi Teknik Industri Universitas Riau Kepulauan dan Prodi Teknik Industri STT Ibnu Sina Batam khususnya.

Nasrudin berharap, kerjasama dapat dilaksanakan ditataran para dosen. Bukan hanya sekedar perjanjian diatas kertas namun ada realisasi.

“Perjanjian ini dapat diartikulasikan. Sehingga dapat berjalan dengan baik. Jadi saya berhaap Mou ini kita artikulsiakan dalam berbagai kegiatan, Silaturahmi juga tetap berjalan,”terang Nasrudin.

Selain itu, ia juga berharap kegiatan sekecil apapun dapat dilakukan secara bersama. Karena dengan hal itu, perjanjian ini dapat diisi, bukan dilihat dari seberapa besar kegiatan itu.

Hal senada disampaikan Larisang. Katanya, sebagai perguruan tinggi yang berada di Provinsi Kepri, maka sudah sepantasnya kerjasama dilakukan. Bukan hanya untuk membangun daerah melalui pendidikan, tapi juga Indonesia.

“Kerjasama ini diharapkan memberikan nilai tambah positif dimasing-masing pihak. Insha Allah, apalagi kita masih dalam satu provinsi,”ujarnya.

Kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (Lima) tahun, terhitung sejak tanggal ditandatangani dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak.

Diposkan Oleh : Taslimahudin

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya