Peringati Hari Lahir Pancasila, BEM STT Gelar Seminar Kebangsaan

31 Mei 2017

Puket III STT Ibnu Sina Batam, Abdul Rohmat Basar memberikan piagam penghargaan kepadapembicara seminar kebangsaan

STT Ibnu Sina - Memperingati hari lahir Pancasila, Badan Eksekutif Mahasiswa (STT) Ibnu Sina menggelar seminar kebangsaan dengan tema,  ‘Semangat Kebangkitan Bangsa Dalam Perspektif Pembangunan Daerah”.

Seminar kali ini menghadirkan pembicara, dari Kodim 0316 Batam Kapten Peter Purba mewakili komandan Kodim, Agus dari Kesbangpol Kota Batam, aktifis kepemudaan M Gita Indrawan dan Zainuddin selaku akademisi.

Mendapat kesempatan pertama berbicara, Kapten Peter Purba dengan semangat menceritakan kondisi bangsa saat ini. Baik dari keunggulan hingga ancaman. Dalam analisanya, banyak negara di dunia ini tidak menginginkan Indonesia menjadi besar. Ini disebabkan kekuatan yang ada didalamnya, yakni sumber daya alam.

Banyak kejadian yang terjadi diakhir-akhir ini tampak jelas sebagai sebuah rekayasa untuk menghancurkan bangsa. Hal ini bisa dilihat dari peredearan narkoba, anak bangsa saling  menghujat, pergesaran budaya dan lainya.

 

“Menghujat itu kita lihat sengaja diciptakan. Inilah Proxy war. Aktornya non state tapi dikendalikan oleh state, (negara luar). Mereka ingin bangsa kita hancur,”terang Peter Purba dalam pemaparannya yang digelar di Aula Ibnu Sina, Rabu (31/5/2017).

Oleh karena itu, ia berharap kepada para mahasiswa yang hadir untuk menjadi agen perubahan yang tidak merugikan bangsa. Apalagi negara ini butuh karya bukan menghujat.

 

“Proxy war ini merupakan menghancurkan dari dalam. Trend perang saat ini tidak menggunakan senjata, tapi media sosial, narkoba dan lainya. Karenanya jangan mudah terprovokasi,”katanya.

Sebagai anak bangsa, ia berharap seluruh elemen berperan menjaga keutuhan NKRI. Jangan sampai nanti menjadi budak di negeri sendiri.

Hal senada diharapkan Ketua STT Ibnu Sina Batam, Larisang, MT dalam sambutannya. Katanya, persatuan merupakan hal penting yang harus terus dijaga. Jangan sampai hanya permasalahan sepele bisa membuat anak bangsa ini terbelah.

“Persatuan hal mutlak dalam mengisi kemerdakaan ini. Jika terjadi gejolak maka negara kita sendiri yang rugi,”terangnya.  

Diposkan Oleh : Taslimahudin

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya