Rakor BKSTI Wilayah Sumatera 2, STT Sampaikan Kesiapan Hadapi Revolusi Industri 4.0

21 Januari 2018

Rakor BKSTI Wil Sumatera II

STT Ibnu Sina – Pertemuan dan rapat koordinasi BKSTI (Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri) wilayah Sumatera 2 menghasilkan beberapa poin penting selain pemilihan dan pemebentukan struktur baru.

Kegiatan yang dihelat di Fakultas Teknik Universitas Andalas Padang, Jumat (19/1/2018) lalu ini, juga membahas mengenai Internasionalisasi kurikulum pendidikan tinggi Teknik Industri dan Perguruan Tinggi menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang dibalut dalam Focus Group Discussion (FGD).

Untuk diketahui, sektor manufaktur nasional harus siap menuju perubahan besar dalam menghadapi revolusi industri keempat atau Industri 4.0. Pendekatan dan kemampuan baru diperlukan untuk membangun sistem produksi yang inovatif dan berkelanjutan.

Singkatnya, manufaktur yang terhubung secara digital, seringkali disebut sebagai ‘Industry 4.0, mencakup berbagai jenis teknologi, mulai dari 3D printing hingga robotik, jenis material baru serta sistem produksi.

Rakor BKSTI yang dihadiri, Ketua Prodi Teknik Industri STT Ibnu Sina Batam, Nanang Alamsyah, MT.,IPM, menuturkan, menghadapi industri 4.0 harus disikapi dengan baik. Sebagai perguruan tinggi, maka berkewajiban menyiapkan SDM yang handal.

Salah satu langkah yakni kesiapan kurikulum dan faktor penunjang lainya sehingga menghasilkan lulusan yang berdaya saing.

"Prodi Teknik Industri STT Ibnu Sina harus bisa beradaptasi dengan Industry Revolution 4.0 (IR 4.0). Kami sudah mempersiapkan kurikulum yang menghasilkan lulusan yg bisa beradaptasi dg IR 4.0. Ciri khas IR 4.0 adalah semua hal dilakukan dengan digitalization, dan metode pembelajaran kita sudah mulai digitalization yaitu dengan menggunakan Google Classroom, e-learning berbasis cloud,”ujar Nanang, usai mengikuti pertemuan tersebut.

Rakor juga membentuk kepengurusan baru, dimana Nanang Alamsyah masuk didalamnya.

Diposkan Oleh : Taslimahudin

Berita Sebelumnya Berita Selanjutnya