Launching EA 3, Tidak Hanya Sebatas Penghargaan

Berita 21 Februari 2019 Taslim 44



STT Ibnu Sina - Entrepreneur Award (EA) III sudah dimulai. Mahasiswa yang memiliki usaha atau perencanaan bisnis dapat mendaftar. Para pemenang nantinya, diharapkan mampu menjalankankan usahanya. Karena itu, perlu pendampingan khusus agar mereka berkembang pesat.

Ketua Panitia EA III, Ir.Larisang,MT.,IPM. mengatakan, kegiatan ini sangat memberikan motivasi tinggi bagi mahasiswa untuk menjadi entrepreneur. Melalui apa yang mereka kerjakan atau perencaan bisnis.

Karena terbilang masih pemula, Ia berharap para pemenang, kedepannya dapat didampingi hingga ia bisa mandiri dan berkembang pesat.

"Kita laksanakan agar benar-benar melahirkan stratup baru yang sukses. Karena itu, ini tidak hanya sampai pemberian penghargaan.  Tapi diharapakan dapat dibina hingga pada kemandirian.  Ia juga diharapkan menjadi pioner-pioner kedepan yang dapat memajukam Indonesia,"ujar Larisang, dalam pembukaan EA III di Aula Yaasan Pendidikan Ibnu Sina Batam, Kamis (21/2/2019).

 

EA merupakan agenda tahunan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah X yang mencakup empat wilayah, yakni Provinsi Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau dan dilakukan secara bergantian. Tahun ini, menjadi tuan rumah adalah STT Ibnu Sina Batam dan didukung seluruh perguruan tinggi di Kepri yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) D.

Kesempatan itu, Ketua STT Ibnu Sina ini juga sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk meenggelar kegiatan ini. Begitu juga dukungan dari berbagai kampus di Kepri.

Untuk mengikuti EA 3, Mahasiswa sudah bisa mendaftar. Ada dua kategori didalamnya, yakni usaha berjalan dan bisnis plan dengan total hadiah Rp110 juta. Apresiasi yang diberikan diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk memulai usaha dan mengembangkannya.    

"Kageiatan ini juga bagaimana merubah mindset mahasiswa yang tidak lagi berorientasi pada pencari kerja. Tapi bagaimana menciptakan lapangan kerja,"ujar Larisang, dalam event itu yang dibuka oleh Direktur Jendral (Dirjend) Pembelajaran Mahasiswa, Prof. Dr. Ismunandar, Kepala LLDikti Wil. X Prof.Dr. Herri,M.Ba, Wakil Gubernur Kepri, Isdianto,MM, Ketua Aptisi Pusat, Dr. Budi Jatmiko dan lainya.

Sementara itu, Prof. Herri mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberi motivasi kepada mahasiswa serta membantu pemerintah dalam menciptakan para pengusaha baru. Hal ini sangat terkait kesejahteraan bersama.

Ia juga menjelaskan perkembangan peserta EA mulai dari 1 yang diselenggarakan di Sumbar dan kedua di Riau. Prof Herri, sendiri menargetkan proposal masuk bisa mencapai 500.

Dirjen belmawa,  Ismunandar dalam sambutanya menuturkan, dalam dunia entrepreneur yang paling penting adalah praktek. Karena itu pembelajaran dalam dunia kampus harus diiringi kerja praktek.

Kebiasaan mahasiswa dalam berwirausaha sangat penting. Dimulai dari kampus dengan memberikan tugas praktek. Oleh sebab itu kegiatan seperti EA harus dihargai seperti beban kredit semeseter.

"Bagaimana kita menghargai SKS kegiatan-kegiatan seperti ini,"ujarnya.




Top