Tangkal, Hoax, BEM Gelar Dialog Kebangsaan

Berita 09 Februari 2019 Taslim 40


Foto bersama dengan para narasumber

STT Ibnu Sina - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Teknik (STT) Ibnu Sina Batam menyelenggarakan Dialog Kebangsaan dengan tema “Menangkal Bahaya Hoax, Isu Sara dan Terorisme dalam Menjaga Keutuhan Persatuan dan Kesatuan Bangsa” di Aula Yayasan Pendidikan Ibnu Sina, Batam pada Sabtu (9/2/2019).

Dialog tersebut dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa kampus yang ada di Kota Batam. Presiden Mahasiswa STT Ibnu Sina Batam Periode 2018-2019, Jibran Jihad mengatakan, fokus mahasiswa sebagai generasi milenial sangatlah penting bagi masyarakat, karena mahasiswa adalah corong pertama yang mendapat informasi terkini terkait permasalahan ataupun konflik yang terjadi di lingkungan.

Sembari dengan Pemilu yang akan datang, Jibran mengingatkan kepada rekan-rekan mahasiswa untuk dapat lebih cermat dan kritis dalam memilih pemimpin.

“Mahasiswa harus bisa membedakan yang mana berita Hoax dan yang mana berita sebenarnya dengan cara mencari tahu sumber-sumber keluarnya berita tersebut, istilahnya kalo makan tidak asal telan tetapi perlu proses dengan mengunyahnya terlebih dahulu” tuturnya.

Dalam dialog tersebut juga diisi dengan rangkaian diskusi panel dengan menghadirkan sejumlah narasuber diantaranya Kanit Bintibmas Polresta Barelang, Ipda Waluyo dengan subtema "Hoax,  Isu Sara dan Terorisme sebagai Musuh Bersama”.

Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) Kepri, Dr. Pauzi M, Si dengan Subtema "Memetakan Kerawanan Ancaman Terorisme Jelang Pemilu 2019", Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, Ustd. KH. Effendi Asmawi Lc. dengan subtema "Menjaga Persatuan Kesatuan Bangsa adalah Jihad".

Kemudian Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam Dr. H. Erizal Abdullah, M.H dengan subtema "Strategi Menjaga Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama di Kota Batam", dan Badan Pengawas Pemilu Kota Batam oleh Bpk. Nopialdi, SE. dengan sub tema "Kerawanan Sosial menjelang pemilu 2019".

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Waluyo menyampaikan akar permasalahan Bahaya Hoax, Isu Sara dan Terorisme ialah balas dendam, psikologi, kemiskinan, ketidakadilan, pendidikan, dan politik.

Lebih lanjut Ia berpesan untuk generasi muda penerus bangsa khususnya mahasiswa agar dapat mencegah Hoax,  Isu Sara dan Terorisme sebagai Musuh Bersama dengan menyebarkan toleransi antar umat manusia dan toleransi antar umat beragama, memberikan pemahaman kepada pemuda nilai-nilai perdamaian, persaudaraan, penyelamatan, cinta kasih dan pentingnya ditingkatkan akan kesadaran hukum, serta tidak menyalahgunakan akses internet untuk membuat dan menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya senantiasa menggunakan etika / norma saat berinteraksi dengan siapapun di media sosial. (red/BEM)




Top